Contoh Teks Naskah Drama Anekdot Negeri Sampah

Ogos 18, 2017

Rumah Rara dan Rani cukup dekat dengan sekolah mereka. Mereka jalan kaki untuk menuju ke sekolah. Suatu hari saat mereka pulang sekolah, mereka terlibat perbincangan tentang sampah.

Rara: Banyak sekali sampah berserakan. Padahal ada tong sampah, tapi pada buang seenaknya saja. Memangnya mereka tidak tahu kalau sampah itu salah satu penyebab banjir.

Rani: Ah kamu, seperti orang yang baru sehari tinggal di Indonesia. Memang dari dulu juga banyak orang kita yang buang sampah sembarangan.

Rara: Iya juga sih. Tapi, masa mau terus-menerus seperti ini? Masa tidak mau diperbaiki? Selain banjir, sampah juga tidak baik untuk kesehatan. Seharusnya pemerintah lebih peduli.

Rani: Pemerintah bukannya tidak peduli. Kita kan tahu kalau di negeri kita banyak masalah yang perlu selesaikan. Belum lagi sampah-sampah yang berkeliaran di acara berita di TV.

Rara: Maksud kamu?

Rani: Itu para koruptor. Mereka itu sampah masyarakat. Kamu tahu kan sampah? Kalau tidak didaur ulang ya dimusnahkan.

Rara: Aku setuju sama kamu. Koruptor itu memang sampah yang sangat merugikan dan menyakiti rakyat Indonesia. Kalau sampah masih mending bisa didaur ulang. Kalau koruptor itu lebih buruk dari sampah.

Rani: Aku benar-benar heran. Kalau menyangkut masalah koruptor, masyarakat langsung peduli. Tapi, kalau masalah sampah, banyak orang yang masih tidak peduli. Padahal kan sama-sama tidak baik untuk kesehatan. Sampah dapat membahayakan kesehatan tubuh, kalau koruptor dapat membahayakan kesehatan kas negara.

Rara: Padahal kan masalahnya kan bukan cuma koruptor saja ya?

Rani: Iya. Tapi, koruptor juga penting untuk diberantas. Maksud aku korupsinya.

Rara: Kalau koruptornya bagaimana?

Rani: Buanglah koruptor pada tempatnya.

Rara: Hahaha….

Rani: Tidak terasa aku sudah mau sampai rumah. Aku duluan ya. Sampai jumpa!

Rara: Sampai jumpa! Jangan lupa PR-nya dikerjakan!

Rani: Iya.

Demikian contoh naskah drama anekdot singkat tentang negeri sampah.
loading...

Artikel Terkait

Previous
Next Post »