Di artikel sebelumnya kita membahas mengenai simple present yang digunakan untuk menjelaskan fakta atau kebiasaan yang dilakukan secara rutin. Waktu kejadian simple present adalah pada masa sekarang sampai pada saat kejadian tersebut dibicarakan. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas jenis tenses yang lain, yaitu simple past.
- Simple past digunakan untuk menjelaskan kejadian yang terjadi dimasa lampau.
- Dengan kata lain, ketika kejadian itu bicarakan, hal tersebut sudah selesai.
- Yang dimaksud masa lampau adalah kemarin, minggu lalu, bulan lalu, tahun lalu, 1 jam lalu, atau bahkan 1 menit yang lalu; singkatnya, masa yang sudah berlalu.
Keterangan waktu yang digunakan dalam simple past:
- Dalam membuat kalimat simple past, kita harus paham beberapa keterangan waktu (adverb) yang mengindikasikan masa lampau.
- Keterangan waktu yang digunakan dalam simple past:
…. Yesterday, Last ……, …… ago, …in…
- Kata last bisa ditambahkan dengan apa saja keterangan waktu yang dirujuk, misalnya last week, last year, last month, last two years, dan lain-lain.
- Kata ago juga bisa ditambahkan dengan keterangan waktu apa saja yang dirujuk, misal two days ago, one month ago, three years ago, dan lain-lain.
- Kata in biasanya berpasangan dengan tahun, misalnya in 1880, in 2003, in 1987, dan lain-lain.
- Keterangan waktu ini bisa diletakkan diawal kalimat atau pun diakhir kalimat.
1. Simple past menggunakan to be
Sama seperti simple present, kita menggunakan to be pada simple past ketika kalimat tidak memiliki verb. Artinya, kalimat hanya memiliki adjective atau noun.
Berikut tabel jenis to be untuk setiap subject dalam simple past:
Subject dan to be diatas sudah baku dan tidak boleh ditukar pasangannya.
Perbedaan simple present dan simple past:
Contoh:
Simple present: I am hungry.
Artinya, sekarang dia lapar ketika mengucapkan kalimat ini.
Simple past: I was hungry last night.
Artinya, dia merasa lapar malam kemarin; tidak saat dia mengucapkan kalimat ini.
Artinya, dia merasa lapar malam kemarin; tidak saat dia mengucapkan kalimat ini.
- Perhatikan perbedaan makna kalimat dan perbedaan waktu terjadinya peristiwa yang dibicarakan pada dua contoh diatas.
- Pahami bahwa kejadian pada simple past sudah berlalu.
- Cara pemahaman pada kedua contoh diatas bisa diaplikasikan pada berbagai kalimat simple present dan simple past.
- Misal, I am happy dan I was happy yesterday.
- Jadi, salah menggunakan tenses bisa menyebabkan orang salah memahami apa yang kita maksudkan.
Membentuk kalimat positif, negatif, dan tanya:
Pola dasarnya sama dengan pola membuat kalimat menggunakan to be pada simple present.
Contoh:
(+) She was sad last week.
(-) She was not sad last week.
(?) Was she sad last week? (Jawabnya: Yes, she was atau No She was not)
Ingat, untuk subject yang berjumlah tunggal, gunakan to be was dan gunakan to be were untuk subject yang berjumlah jamak.
2. Simple past menggunakan verb
Di contoh diatas, anda bisa melihat ada bentuk verb 1 dan verb 2. Masing-masing bentuk verb digunakan mengikuti bentuk tenses yang digunakan.
Regular and irregular verbs
Contohnya:
2. Simple past menggunakan verb
- Dalam simple past, verb yang digunakan adalah verb 2, berbeda dengan simple present yang menggunakan verb 1.
- Bagaimana agar mudah mengenal verb saat membaca sebuah kalimat? Tidak ada jalan pintas. Anda harus sering-sering buka kamus atau membaca agar bisa mengenal yang mana verb 2 dan verb 1.
- Jadi, setiap kali membaca kalimat dalam Bahasa Inggris, selalu lihat yang mana verbnya dan verb berapa yang digunakan.
- Satu verb dalam Bahasa Inggris memiliki bentuk verb 1, verb 2, dan verb 3.
- Masing-masing bentuk verb ini digunakan dalam bentuk tenses yang berbeda, seperti di simple present digunakan verb 1, saat dalam simple past digunakan verb 2.
Di contoh diatas, anda bisa melihat ada bentuk verb 1 dan verb 2. Masing-masing bentuk verb digunakan mengikuti bentuk tenses yang digunakan.
Regular and irregular verbs
- Mengetahui yang mana verb 2 bisa agak sedikit sulit karena bentuk verb 2 berbeda-beda untuk setiap kata. Ada dua jenis verb, yaitu regular dan irregular verbs.
- Regular verbs adalah kata kerja beraturan. Apa artinya beraturan? Artinya, verb 2 dan verb 3 sama-sama berakhiran -ed.
Contohnya:
- Perhatikan bentuk verb 2 dan verb 3 pada setiap kata dicontoh diatas, terlihat bentuknya sama, bukan? Itulah yang disbeut dengan regular verbs.
- Ada banyak daftar regular verb. Lebih lengkapnya anda bisa buka kamus. Biasanya, dihalaman tengah kamus buatan orang Indonesia ada daftar regular verb.
- Kemudian, apa itu irregular verbs? Definisi singkatnya irregular verbs adalah kata kerja yang tidak beraturan.
- Artinya, verb 2 dan verb 3nya tidak berakhiran -ed seperti regular verb.
- Untuk beberapa kata, bentuk verb 2 dan verb nya berbeda jauh.
- Perhatikan bentuk verb 2 dan verb 3 dicontoh diatas, setiap verbnya berbeda bentuknya; ada yang verb 2 dan verb 3nya berbeda bentuknya, dan ada yang bentuk verb 2 dan verb 3nya sama.
- Irregular verbs ini yang sering membingungkan, terutama yang bentuk verb 1 dan verb 2nya sama.
- Kunci agar bisa mengenal apakah sebuah kalimat menggunakan simple present atau simple past, lihat keterangan waktu atau kapan terjadinya peristiwa yang dibicarakan itu.
- Untuk verb 3 akan kita bahas pada tenses yang berbeda nanti.
Saat membaca satu kalimat, lihat verb berapa yang digunakan dan keterangan waktunya kapan terjadi. Baru kemudian bisa memutuskan ini simple present atau simple past yang digunakan.
Ingat selalu: simple present digunakan untuk menjelaskan fakta dan kebiasaan, sedangkan simple past digunakan untuk menjelaskan hal yang terjadi di masa lampau.
Bentuk kalimat positif, negatif, dan tanya
- Selalu ingat keterangan waktu yang digunakan untuk simple past
- Selalu ingat, disaat ada verb dalam kalimat, to be tidak digunakan.
- Lihat pola kalimat dibawah ini:
Perhatikan tabel diatas!!
- Untuk kalimat positif, digunakan verb 2.
- Untuk kalimat negatif, digunakan did not, lalu verb berubah menjadi verb 1 kembali.
- Untuk kalimat tanya, digunakan did lalu diikuti oleh subject dan verb 1.
- Jadi, ingat di kalimat negatif dan tanya, bentuk verb kembali ke verb 1. Verb 2 tidak digunakan dalam kalimat negatif dan tanya.
- Untuk bisa mengubah kalimat positif ke kalimat tanya dan negatif dengan benar, anda harus tahu bentuk verb 1 dan verb 2 dari kata yang digunakan dalam kalimat, karena anda harus menggunakan verb 2 untuk kalimat positif, dan verb 1 untuk kalimat tanya dan negatif.
- Perbedaan verb 1 dalam kalimat tanya dan negatif dalam simple past dengan simple present adalah digunakannya did pada simple past.
Contoh:
(+) She played tennis last week.
(-) She didn’t play tennis last week.
(?) Did she play tennis last week? | dijawab: Yes, she did atau No, she didn’t.
Perhatikan, pada kalimat negatif dan tanya verb 2-nya kembali ke bentuk verb 1.
(+) Joe came to my birthday party last year.
(-) Joe didn’t come to my birthday party last year.
(?) Did Joe come to my birthday party last year? | dijawab: Yes, he did atau No, he didn’t.
loading...
EmoticonEmoticon